Tuesday, December 31, 2019

SuperM : Avengers of Kpop


Halo semuanya!
Saya akan mengepos mengenai review musik yang saya dengarkan dari tahun 2019. Hal ini disebabkan oleh tagihan postingan di poll saya yang belum saya kerjakan sampai akhir tahun. Salah satunya adalah postingan berikut mengenai agensi kpop yang ingin membuat kisah superhero. Mau tahu ceritanya? klik look more!

Suatu hari, di nun jauh sana di negeri Gingseng. Sebuah perusahaan artis raksasa ingin membuat kisah pahlawan mereka tersendiri. Kisah kepahlawanan ini merupakan jenis cerita kpop-yang-ingin-terkenal-di-barat. Meskipun sudah banyak usaha mereka untuk menembus pasar barat (khususnya Amerika) dan banyaknya artis di negaranya yang mencoba dan mendapatkan hasil (baik sukses maupun gagal), rasanya bukan raksasa nomor satu jika mereka tidak mencoba terus. Maka mereka membuat konsep Avengers (dan memang sudah bekerjasama dengan Marvel) dengan mengumpulkan manusia unggul dari berbagai grup yang sudah mereka debutkan. Persis seperti Avengers, mengumpulkan pahlawan dari berbagai universe. Secara kebetulan, raksasa ini mendapatkan tawaran kerjasama dari label Amerika ternama, Capitol Records. Lancar sudah rencana!




Setelah berdiskusi sekian lama, terpilihlah beberapa lelaki tampan dari grup-grup yang sudah sukses ia debutkan. Pertama adalah dari grup yang sungguh populer senegara pada saat ini, bersaing dengan grup lainnya di deretan tangga paling atas. Ada Kai si center dan Baekhyun sang vokalis dari EXO, yang sukses juga diluar grup baik pada unit maupun solo. Kedua, grup yang sedang naik daun, diremehkan karena kata netizen entah berantah menyadur sistem grup Akimoto Yasushi yaitu 48Grup. Meskipun begitu, album mereka selalu laku bahkan diundang berkali-kali ke Indonesia. Kita bisa melihat Mark dan Lucas yang pandai berbahasa Inggris, serta Ten dancer berating 10/10. Dua diantara tiga orang tersebut berasal dari sub unit China yang memiliki label sendiri, yaitu WayV. Terakhir adalah yang paling senior, terkenal sebagai performer handal yang disegani junior permusikan negeri Gingseng dan dari dulu dikenal sebagai "The Ace" dari raksasa ini. Ia adalah si tangan ceroboh Lee Taemin dedenya SHINee.


Lengkap sudah formasi, sekarang mereka memerlukan konsep musik. Tapi yang namanya raksasa, biasanya lebih memperhatikan jenis musik daripada konsep video. Konsep teaser video hanya dibuat aesthetic, sedikit menjelaskan bagaimana para superhero musik ini 'lahir'. Lalu musik videonya dibuat dengan efek semacam 'mempersiapkan diri menghadapi lawan paling tangguh' ditambah dengan visual di sana sini. Meskipun begitu, musik video yang digunakan dalam lagu utama cukup menyita perhatian selain karena visual dan estetik juga karena adegan member di dalamnya seperti mempersiapkan sebuah 'aksi' besar, persis konsep superhero.



Mereka debut dengan nama grup SuperM (sudah jelas siapa raksasa perusahaan itu dengan memendekkan namanya) dan judul album yang sama dengan nama grupnya. Lagu pembuka sekaligus lagu promosi dari album ini merupakan kombinasi dari berbagai aliran musik yang membentuk lagu yang terasa intro adegan perkelahian superhero. Memakai semangat "kita tidak peduli siapapun, let's burn the stage!", para member mempertontonkan aksi dance yang rumit tetapi diakhiri dengan "Jopping". Tema 'superhero' juga ditemukan pada musik instrumental dari side tracknya, seperti No Manners, 2 Fast dan Super Car. Super Car persis sekali menggambarkan adegan klimaks superhero melawan musuh-musuhnya, dengan tempo yang cepat dan beringas. No Manners dan 2 Fast lebih menggambarkan adegan sebelum konflik dengan musik yang sedikit lebih santai.

Suasana yang sedikit berbeda, lebih sensual dan berirama tetapi masih rumit ditunjukkan melalui lagu "I Can't Stand The Rain". Lagu ini berorientasi pada suara dengan tarian yang cukup sulit pada bagian reff sehingga lebih menonjolkan dinamikan suara, musik, dan tarian dari para member.



Jika kita melihat pada grafik, maka jelas album ini adalah album yang sukses. Raksasa berhasil meluncurkan 'superhero musik' versinya dan mereka sudah mengadakan konser pertama di Amerika. Favorit saya dari rilis ini sebenarnya lebih pada performa mereka di panggung dibandingkan dengan musiknya, karena musik dalam album ini lebih leluasa didengarkan ketika menonton aksi panggung mereka, seperti layaknya menonton film superhero.

Bagaimana kelanjutan cerita mereka? hanya Tuhan dan agensi besar yang tau.

With love,

3 comments spilled

  1. Wahhh super M ini jadi salah satu list idol kpop kuuuu aaaa, jadi kangen nge kpop an lagi huhu

    ReplyDelete
  2. wiihh nice review nya mba! meskipun ga paham k pop bnget

    ReplyDelete
  3. sorry not sorry but my eyes are always on Baek

    HAHAHAHAHHAHA

    ReplyDelete

Please comment the post after you read it!
your praise, critique, and other is recomended to improve this blog! ^^

P.S : not important comment is skipped :p